UNIGORO dan PEMDES TRUCUK Bahas Penguatan LAD TRUCUK dalam Silaturahmi dan Diskusi Bersama

UNIGORO dan PEMDES TRUCUK Bahas Penguatan LAD TRUCUK dalam Silaturahmi dan Diskusi Bersama

Trucuk, 28 Mei 2025– Universitas Bojonegoro (UNIGORO) bersama Pemerintah Desa (PEMDES) Trucuk menggelar acara silaturahmi dan diskusi strategis mengenai pengembangan Lembaga Adat Desa (LAD) Trucuk. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (28/5/2025) di Balai Desa Trucuk ini menghadirkan narasumber ahli, Bapak Gunawan Hadi Purwanto, SH.MH, serta dihadiri oleh Ketua LAD Trucuk, Bapak Soebadri, dan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Trucuk, Bapak Sunoko, S.Sos., SH.


Sinergi Kampus dan Desa untuk Revitalisasi Adat
Dalam sambutannya, Kepala Desa Trucuk, Bapak Sunoko, menyampaikan pentingnya kolaborasi antara akademisi, pemerintah desa, dan LAD dalam menjaga kelestarian budaya serta memajukan peran adat dalam pembangunan.

" LAD Trucuk harus menjadi garda terdepan dalam melestarikan tradisi, sekaligus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Kerja sama dengan UNIGORO diharapkan dapat memberikan solusi inovatif," ujarnya.  
Pemaparan Materi oleh Pakar Hukum Adat  
Sebagai narasumber, Bapak Gunawan Hadi Purwanto, SH.MH, memaparkan materi tentang "Peran Lembaga Adat dalam Pembangunan Desa Berbasis Kearifan Lokal". Ia menekankan pentingnya penguatan kelembagaan, aspek hukum adat, serta pemanfaatan potensi budaya untuk ekonomi kreatif, Beliau juga berharap di desa desa Se Kab Bojonegoro bisa ikuti perjalanan dan program Desa Trucuk untuk selalu aktif dan bisa dalam mengelola Tradisi tradisi di desa masing-masing.


" LAD tidak hanya berfungsi sebagai pelestari adat, tetapi juga harus mampu menjadi penggerak ekonomi desa. Perlu regulasi yang jelas dan dukungan dari berbagai pihak," jelasnya.  

Sementara itu, Ketua LAD Trucuk, Bapak Soebadri,  menyampaikan tantangan yang dihadapi, termasuk minimnya regenerasi pengurus dan perlunya pendampingan dalam pengelolaan kelembagaan.  
Komitmen UNIGORO untuk Pendampingan LAD


 .Perwakilan UNIGORO menyatakan kesiapan kampus untuk terlibat dalam pendokumentasian tradisi, pelatihan pengelolaan LAD, dan pengembangan program pemberdayaan masyarakat berbasis adat. 


Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif antara peserta, tokoh adat, menunjukkan antusiasme masyarakat dalam mengembangkan LAD Trucuk ke depan.  
( Oliong.Red )

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BLT Januari-Mei 2025 Disalurkan Langsung ke Rumah Warga Desa Trucuk

Pemuda Asal Trucuk yang Menyabet Emas di Kejuaraan Angkat Besi Antar Provinsi 2025

Pembagian Sertifikat PTSL Desa Trucuk di Balaidesa Trucuk