Pangeran Nataigamo Kasultanan Palembang Darussalam

Gus Yahya Resmi Sandang Gelar "Pangeran Nataigamo" dari Kesultanan Palembang Darussalam

Palembang, 26 Juli 2026 – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau yang akrab disapa Gus Yahya, resmi menyandang gelar kehormatan kebangsawanan "Pangeran Nataigamo" dari Kesultanan Palembang Darussalam. Prosesi penganugerahan yang khidmat berlangsung di Balairung Istana Adat Kesultanan Palembang Darussalam, Bukit Lama, Kota Palembang, pada Sabtu (25/7/2026) .
Pemberian gelar ini ditetapkan melalui Wartikah Sultan Palembang Darussalam Nomor: Kesultanan Palembang Darussalam/Kerabat Dalam/005/VII/2026 dan dipimpin langsung oleh Sultan Palembang Darussalam, Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jayo Wikramo R.M. Fauwaz Diradja. Prosesi adat diawali dengan pembacaan syair Sultan Mahmud Badaruddin II, diikuti pembacaan Wartikah Sultan, hingga penyematan pin dan pengalungan selempang kebesaran keraton sebagai tanda resmi penyandangan gelar "Pangeran Natogamo KH Yahya Cholil Staquf" .

Dalam sambutannya, Sultan Mahmud Badaruddin IV menyatakan bahwa penganugerahan ini merupakan bentuk apresiasi dan penghormatan atas kontribusi nyata Gus Yahya, tidak hanya bagi Nahdlatul Ulama, tetapi juga dalam upaya pelestarian adat, budaya, dan penguatan kehidupan sosial di Indonesia. Sultan juga menyoroti peran NU yang dinilai telah memberikan nuansa kondusif bagi masyarakat, khususnya di Palembang .

"Beliau layak mendapatkan gelar kehormatan karena telah memberikan jasa dan sumbangsih bagi adat dan budaya di Indonesia, termasuk kepada Kerabat Kesultanan Palembang Darussalam. Gerakan-gerakan Nahdlatul Ulama juga telah memberikan nuansa yang baik sehingga Palembang tetap kondusif," ujar Sultan SMB IV .

Menanggapi penganugerahan tersebut, Gus Yahya mengungkapkan rasa syukur dan bangganya. Ia menegaskan bahwa gelar ini bukan sekadar simbol penghormatan, melainkan sebuah amanah besar untuk menjaga nilai-nilai luhur, martabat, dan tradisi yang diwariskan oleh Kesultanan Palembang Darussalam .

"Alhamdulillah, saya menyampaikan terima kasih, syukur, dan bangga karena telah menerima kehormatan dari keluarga Kesultanan Palembang. Insyaallah saya berkomitmen menjaga nilai dan martabat Kesultanan ini," tutur Gus Yahya .

Lebih lanjut, Gus Yahya menyatakan keyakinannya bahwa Kesultanan Palembang Darussalam merupakan pewaris salah satu peradaban besar Nusantara yang memiliki kekuatan budaya untuk mempersatukan masyarakat. Ia berharap nilai-nilai luhur ini dapat terus dirawat sebagai modal untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia dan menghadapi berbagai tantangan di masa depan .

"Saya meyakini bahwa Kesultanan Palembang memiliki kekuatan budaya yang mampu menyatukan masyarakat serta menjaga harmoni, kerukunan, dan persatuan. Semoga bersama Nahdlatul Ulama kita mampu terus menjaga keutuhan bangsa Indonesia, menggalang persatuan, dan mengantarkan negeri ini menuju masa depan yang jaya," pungkas Gus Yahya .

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Safari Ramadhan Pemdes Trucuk 2026

Malam Tahlil dan Istigosah Makam Desa Trucuk

UMKM CENTER WONOPRINGGO