TRUCUK BERSEMI SENANDUNG AL QUR'AN Jumat pon
Khidmatnya Kegiatan Rutin Ngaji dan Tahtimul Qur’an di Mushola Pemerintah Desa Trucuk
Trucuk Bojonegoro– Suasana penuh khidmat dan kebersamaan terasa di Mushola Pemerintah Desa Trucuk pada Jumat Pon pagi hingga siang hari ini. Pemerintah Desa Trucuk kembali menggelar kegiatan rutin keagamaan berupa ngaji bersama yang dirangkai dengan Tahtimul Qur’an sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam memperkuat keimanan serta mempererat tali silaturahmi antar perangkat desa dan tokoh masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Trucuk, Bapak Sunoko, yang turut serta mengikuti rangkaian acara dari awal hingga selesai. Hadir pula tokoh agama yang dihormati, Bapak KH Djalil Edris, serta beberapa tokoh masyarakat dan perangkat desa lainnya, di antaranya Bapak Dudung, Bapak Suhadak, Bapak Sugianto selaku perwakilan BPD Trucuk, dan Bapak Moch Subadri.
Acara dimulai sejak pagi hari dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an secara bersama-sama. Lantunan ayat suci menggema di dalam mushola, menciptakan suasana yang tenang dan penuh kekhusyukan. Para peserta mengikuti setiap rangkaian dengan tertib dan penuh penghayatan, hingga mencapai puncak kegiatan berupa Tahtimul Qur’an atau khataman Al-Qur’an.
Setelah prosesi khataman selesai, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama. Doa tersebut dipanjatkan sebagai wujud rasa syukur serta harapan agar Desa Trucuk senantiasa diberikan keberkahan, keselamatan, dan dijauhkan dari segala bentuk musibah. Selain itu, doa juga ditujukan untuk memperkuat persatuan serta kelancaran dalam menjalankan roda pemerintahan desa demi kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Trucuk, Bapak Sunoko, menyampaikan bahwa kegiatan ngaji rutin dan Tahtimul Qur’an ini merupakan salah satu agenda yang terus dijaga keberlangsungannya. Menurut beliau, kegiatan ini tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga menjadi sarana membangun kedekatan emosional dan kebersamaan antar seluruh unsur desa.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya memperdalam nilai keagamaan, tetapi juga mempererat silaturahmi. Harapannya, kebersamaan ini bisa menjadi kekuatan dalam membangun Desa Trucuk yang lebih maju dan harmonis,” ungkap beliau.
Kehadiran para tokoh agama dan perangkat desa dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai religius tetap menjadi pondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh makna hingga selesai pada siang hari.
Dengan terselenggaranya kegiatan rutin ini, diharapkan semangat kebersamaan dan nilai-nilai spiritual terus tumbuh di tengah masyarakat Desa Trucuk, sehingga mampu menciptakan lingkungan yang rukun, damai, dan penuh keberkahan.
Komentar
Posting Komentar